Setelah merebut kemenangan di Austin Dan Finis Keduanya di Jerez, pada hari Minggu tanggal 5 Mei 2019 kemarin di Spanyol. Marc Marques di sebut Alex Rins menjadi rival baru didalam perebutan gelar dunia motorGP pada musim ini. Hal yang terkait ini juga sudah dinyatakan oleh marquez didalam sesi jumpa pers seusai balapan. Marquez pun mengatakan bahwa ia sudah bisa memprediksinya sejak akhir tahun lalu.

Dan rider repsol Honda telah berhasil meraih kemenangan di jerez, dengan posisi ini membuatnya bisa mengambil alih puncak klasemen dari andrea dovizioso, walaupun dengan poin 70 yang bisa di raihnya. Sementara marquez hanya bisa mendapatkan satu poin dari Rins. Inilah bukti dan fakta bahwa Rins yakin akan menjadi salah satu kandidat dengan memegang kuat di dalam perebutan gelar musim ini.

“sejak saat uji coba Malaysia, saya sudah mengatakan bahwa Alex akan memiliki kompetitif, pada musim lalu ia sudah mengakhiri dengan baik, ia juga yang akan memulai pada musim ini dengan baik, mempunyai skill berkendara sangat baik selama pramusim. Dan kekuatan yang dimiliki saat ini ia tidak merasa terbebani, namun saya pribadi yakin beban itu juga akan datang” ujarnya.

Hal penting bagi motorGP

Marques dengan sangat yakin bahwa Rins dan Suzuki Ecstar akan semakin konsisten di sisa musim ini. Walaupun memang hal ini akan menyulitkan, untuk usia rider 26 tahun ia tetap mengatakan bahwa kebangkitan Suzuki sangat di perhatikan dan penting untuk berlangsungan MotorGP di masa depan yang akan datang.

“saat ini Alex sangat gembira untuk finis keduanya. Jika di babak selanjutnya mendapatkan kemenangan akan lebih menakjubkan lagi. apalagi jika ia bisa meraih finis ketiga rasanya sangat bersyukur sekali. Ia akan mendapatkan gelar rival baru didalam perebutan gelar musim ini. Ia sudah siap dengan motornya untuk bertarung. Menurut saya ini penting bagi motorGP melihat semakin banyak pabrikan untuk ikut memperebutkan gelar,” ujarnya.

Balas Dendam seusia Austin

Saat Marquez berhasil meraih kemenangan di Jerez ia mengaku bahwa Ia lega dan senang dengan gaya dominan dan margin yang cukup besar dari Rins. Iapun mengatakan bahwa kemenangannya kali ini hasil dari balas dendam atas kesalahan yang sudah ia lakukan di Austin, saat di Texas tiga pekan lalu, dimana ia mengalami musibah terjatuh dan gagal saat finish dimana Ia memimpin balapan saat musim itu.

Ujarnya “saya senang bisa berhasil memenangkan balapan pada pekan ini, dengan cara seperti ini. Dan ini adalah target saya. Namun saat ban mulai drop, saya menyusul beberapa kali, tapi tetap dengan kendali dan hati-hati. Saat Fabio (Quartararo) dan Alex datang, saya berusaha untuk terus menunjukkan bahwa saya punya ritme dan cara yang baik. saya pribadi merasa bangga atas kinerja Honda, karena kami mampu memperbaiki beberapa masalah pada akhir pekan ini”